AKU INGIN DUNIA TERSENYUM MANIS PADAKU
seperti biasa aku terbangun oleh suara mobil berlalu-lalang saat dunia mengatakan ini pagi aku hanya bisa membukakan mata dan berkata ini sudah pagi?.aku bernama sintia kusuma putri sebut saja putri aku anak ke-2 dari 3 bersaudara…. sangat disayangkan kaka pertamaku adalah perempuan dan adikkupun perempuan… bunda ingin sekali mempunyai anak laki-laki,orang bilang aku remaja ya remaja masa kini. belahan jiwaku kini duduk di bangku SMA kita memang tak pernah satu sekolah, aku bersekolah di Sekolah Menengah Atas dan dia bersekolah di Sekolah Menengah Kejuruan. aku sudah bersamanya 3 tahun lamanya sama ketika aku divonis mempunyai gagal ginjal, hari jadi kami tepat 14 februari dimana orang bilang itu adalah hari kasih sayang.
seperti biasanya setiap pagi reihan menjemputku, ya reihan adalah pasangan jiwaku saat ini dan selamanya. lama kami bersama kami masih sering tak mengerti satu sama lain, mungkin akhir-akhir ini reihan sudah tak peduli denganku.akupun sibuk dengan urusan sekolahku. reihan salah satu bintang sekolah di sekolahnya, dia mempunyai fisik yang terbilang hampir sempurna, banyak wanita-wanita cantik yang mengejarnya, tapi aku tak merasakan cemburu karena kutahu reihan hanya mencintaiku, untuk saat ini aku sangat bahagia mempunya pasangan jiwa sepertinya dia pengeetian dan penyanyang. besok tepat hari jadi kami yang ke-3, aku menghubungi reihan lewat BBM (BlackBerry Messenger) aku menulis dengan kata “tomorrow i hope i still see you, i love you much more hon”tulisku, dia membalas dengan” i love you too hon, stay strong because of me see you tomorrow” balasnya…
keesokan harinya tepat di hari sabtu malam kami bertemu, kami bertemu di kafe tempat biasa kami bertemu, aku tak ingin mengecewakan hubbyku untuk hari ini aku sengaja datang di awal, dan tak lama aku menunggu daiapun menampakkan batang hidungnya “itu dia”kataku dalam hati, hari ini dia memakai baju yang sangat casual, dia menghampiriku dan bertanya “dari tadi ?sorry tadi macet”, aku tak tahu hari ini dia sangat dingin padaku, ketika kami selesai makan dia mengatakan hal yang tak ingin kudengar sama sekali. dia ingin mengakhiri semuanya dia menghancurkan rajutan asmara kami, sesaat ketika dia berkata aku merasakan jantungku berhenti berdetak , dia pergi setelah mengambil bill. aku tak mengerti jalan pikiran reihan…
aku pulang penuh dengan tanda tanya di otakku ? kenapa?WHY? aku ingin sekali menangis tapi tidak itu hanya membuatku tambah sesak. saat aku membuka handphoneku ternyata tak ada satupun jawaban yang mampu menjawab semua pertanyaanku. tak ada kata night darinya untukku lagi. semua sudah berakhir, aku tidur dengan penuh rasa sedih..
seminggu setelah putus dengan reihan hari hari kujalani dengan flat, penyakitku semakin hari semakin menjadi beban di badanku, ketika aku pulang sekolah aku mendapatkan kabar dari temanku kalau reihan kini sedang dekat dengan wanita bertubuh kecil dan berwajah manis, aku seaakan tak percaya, aku mulai membuka akun jejaring sosial reihan dan kini pertanyaan yang ada di pikiranku terjawab sudah reihan tak lagi mencintaiku, dan saat aku sedang membuka recent updates di bbm , aku melihat reihan menuliskan PM “now and forever” dan status reihan kini kekasih barunya yaitu”nabella” tuhan dada ini sesak ketika aku mengetahui hal ini, rasa ini lebih sakit ketika aku harus mencuci darah setiap minggu,
kini aku harus menyadari kalo perlahan reihan mematikan denyut nadiku, setelah 2 minggu reihan mempunyai kekasih barunya, dia memberi kabar padaku dia berkata di bbm “aku kangen kamu kangen banget” tuhan aku tak tahu harus merasa senang atau sedih untuk saat ini aku tak bisa membohongi perasaanku saat ini kalau aku masih dan sangat mencintainya, sehari setelah itu aku dan reihan bertemu di kafe saat dia pertama menyatakan cinta padaku.
disana kami banyak bercerita mungkin bisa dikatakan hari ini adalah hari temu kangen bagi aku dan reihan, disaat kami bertemu,reihan banyak mengeluarkan kata-kata manis padaku, sulit kupungkiri kalau hasrat untuk bersamanya masih ada, tapi aku tahu kini aku dan reihan sudah tak punya hubungan seperti dulu. aku tahu kini reihan sudah bersama orang yang mungkin dia cintai, reihan selalu mengatakan kalau dia tak pernah mencintai gadis itu aku tahu reihan kini sedang membohongikudi jejaring sosial sudah terlihat jelas kalau reihan sangat peduli dan sangat mencintai gadis itu, sulit kupahami apa yang ada di pikiran reihan saat ini , reihan yang sekarang reihan yang terlihat asing dimataku dai tak lagi seperti dulu kini dia banyak berubah.
terkadang aku tak ingin menjadi penghalang bagi hubungan reihan, aku tahu bagaimana sakitnya gadis itu saat mengetahui tingkah laku reihan yang sangat labil ini, tapi aku tak bisa membohongi kalau aku senang dengan keadaan kami yang mulai dekat kembali, rasa dihatiku sangatlah kuat untuk mengatakan kalau aku masih ingin bersamanya.
ketika aku dan reihan sedang mengobrol melalui telfon penyakitku datang lagi seketika aku jatuh dan tak sadarkan diri , rasa sakit itu datang kembali dan aku tahu kalo penyakitku semakin hari semakin parah…
bunda bilang aku harus cepat menemukan pendonor ginjal agar aku tetap bisa bertahan , sesekali saat aku memikirkan hal itu aku ingin sekali berkata “tuhan kenapa kau berikan aku penyakit yang tak sanggup ku hadapi untuk saat ini ” tapi mungkin ini yang terbaik yang tuhan berikan padaku saat ini…
sudah 2 hari reihan tak memberiku kabar, hari ini tepat sebulan kami putus dan tepat hari ini jadwal aku mencuci darah, saat diperjalanan reihan menelfonku dan berkata dia dengan gadis itu sudah tak ada hubungan, aku tak tahu harus menanggapi itu seperti apa, apa aku harus gembira atau biasa saja dan dia berkata dia ingin menemaniku untuk hari ini, tentu aku senang sekali saat itu.
seketika saat aku sedang bersama reihan aku melihat PM bbm gadis itu sepertinya dia masih dan sangat mengharapkan reihan, tuhan aku merasa jahat sekali pada saat ini tapi aku tak bisa melepaskan reihan lagi.
sejak reihan putus dengan gadis itu reihan lebih sering menemaniku,dan aku senang dengan keadaan ini. dan sekarang aku sudah tak bisa menahan rasa sakitku ini karena pendonor ginjal itupun tak kunjung datang..
hari demi hari kujalani dirumah sakit aku ingin setiap aku membuka mata saat pagi datang aku hanya ingin melilhat senyuman manis reihan untukku, dan aku ingin ketika aku tertidur akupun ingin melihatnya..
kami memang tak punya hubungan special lagi, aku tak ingin kecewa untuk kedua kali bersama reihan, mungkin reihan sudah bosan menemaniku dirumah sakit sudah hampir satu minggu dia tak datang menjengukku, dan sepertinya dia sudah melupakanku aku menelfon tapi tak ada jawaban darinya, ketika sehabis makan siang aku mencoba melihat aktivitasnya di jejaring sosial dan ternyata benar dia telah dekat kembali dengan wanita lain , sungguh sakit ketika aku tahu semua itu, kenapa aku masih mencintainya yang sudah jelas kalau dia tak pernah mencintaiku.
setiap kali aku sendiri aku hanya ingin tiada di dunia ini aku ingin seperti daun ketika sudah kering maka dia akan jatuh dengan sendirinya, aku ingin hilang seperti buih ketika dia hilang tak ada satupun yang menangisinya……………….
hari ini berbeda sekali dengan hari-hari biasanya saat aku terbangun aku sudah tak merasakan sakit dibagian ginjalku, aku mulai dapat berjalan dan hanya satu yang kuinginkan saat itu menulis sebuah pesan untuk belahan jiwaku yang telah pergi ” saat aku membuka mataku di kala pagi aku hanya ingin melihat senyum manismu,3 tahun bersama tak cukup bagiku untuk berkata aku sangat mencintaimu mungkin waktu tak ingin kita bersatu kembali, tapi hati dan ragaku ingin tetap bersama denganmu , aku tahu kini kalau kamu tak lagi mencintaiku, aku mengerti keadaanmu,kamu tahu aku ingin selalu menjadi peri dan sealalu berada disampingmu, berada saat kau terlelap dan terbangun , dulu kau sempat berjanji kalau kita akan selalu bersama dan membangun sebuah kehidupan kecil tapi itu sirnah ketika kau mulai mengenal dunia, aku selalu mengingat semua kata-kata kamu dan tingkah laku kamu , sulit bagiku mengerti jalan pikiranmu reihan, andai tuhan memberikan satu kesempatan aku ingin tetap bersamamu, terlalu bodoh untuk aku bilang kalau aku sudah melupakanku, aku terlalu menafik aku seolah tak peduli dengan keadaanmu tapi kamu tau? setiap detik kamu selalu ada dipikiranku, terimakasih karena dulu kamu pernah bersamaku 3 tahun terakhir ketika aku mengenalmu dan kau mencintaiku itu adalah bagian terindah buatku, aku yakin kalau kita akan bertemu kembali ” perlahan aku menulis sebuah surat untuknya perlahan aku merasakan kalau tanganku tak dapat menulis semua badanku perlahan mati rasa dan seketika aku merasa sakit menusuk jantungku, tuhan saat ini ketika aku pergi dari dunia ini aku berharap dunia tersenyum manis padaku..
TAMAT







